Nilai E Jadi B+ Dalam Beberapa Hari! Simak Kisah Ajaib Dosen Satu Ini



Penulis: Sabiqotul Khoiroh (B91218139)

Di siang hari yang cukup mendung tersebut, saya dan teman-teman berbincang dengan salah satu dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya melalui panggilan video WhatsApp. Dalam perbincangan yang singkat tersebut kami membahas banyak hal mulai dari yang ringan sampai yang lucu sekaligus.


Memiliki nama lengkap Mochtar Masod, pria yang akrab disapa Mochtar tersebut menceritakan pengalaman yang paling membekas baginya hingga saat ini ketika ia masih menjadi mahasiswa di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. Pria paruh baya tersebut berbagi kisahnya sambil sesekali tertawa mengingat betapa lucunya pengalamannya kala itu.

Ia menceritakan bahwa dulu saat ia masih berstatus mahasiswa ia pernah mendapat nilai E namun hanya dalam beberapa hari nilai tersebut berubah menjadi B+. Disitu kami cukup dibuat terkejut sekaligus terheran-heran, bagaimana bisa? Lalu dengan semangat Mochtar mulai bercerita.

“Jadi kan saya ikut UKM IQMA, nah waktu itu dosen saya itukan berpedoman kalau yang terakhir nggak datang dianggap nggak datang semua mulai pertemuan pertama.” Cerita pria berpeci hitam tersebut dengan antusias.

Pria asal Siodarjo tersebut bernostalgia kembali sembari melanjutkan ceritanya, ia kemudian melobi dosennya tersebut hingga ke rumahnya. Ketika sampai di rumah dosennya, Mochtar yang kala itu masih menjadi mahasiswa bertanya ‘bagaimana caranya pak nilai saya jadi B+?’ dosennya kemudian balik bertanya ‘kamu aktivitasnya apa?’ lalu disitu Mochtar menjelaskan kegiatannya mulai dari pagi hingga malam hari.

“Kalo pagi ngurusin ini ini ini, kalau malam saya kadang mijitin orang. Beliau kemudian bertanya lagi ‘oh bisa mijit ya?’ Sini coba pijet’ lalu saya pijet itu.” Imbuhnya sambil sesekali gelak tawa keluar dari mulutnya. Ternyata memiliki keahlian memijit kala itu menjadi suatu keberuntungan bagi Mochtar yang mana bisa merubah nasibnya.

“Saya pijit tiga kali alhamdulillah jadi B+.” Kisahnya sembari tertawa ringan mengakhiri cerita masa mudanya kala itu.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini